Empat Divisi Jamur
Klik tiap kartu spesimen untuk membuka catatan ciri morfologi & contoh spesiesnya.
| Aspek Pembanding | Zygomycota | Ascomycota | Basidiomycota | Deuteromycota |
|---|---|---|---|---|
| Tipe hifa | Tak bersekat | Bersekat | Bersekat | Bersekat |
| Struktur spora seksual | Zigospora | Askospora | Basidiospora | Belum teramati |
| Tubuh buah | Tidak nyata | Umumnya tidak nyata | Nyata (basidiokarp) | Bervariasi |
Prosedur Pengamatan
Urutan kerja pengamatan spesimen jamur secara aman dan sistematis.
Jangan pernah mencicipi atau mencium langsung jamur liar yang tidak teridentifikasi. Beberapa spesies beracun hanya dengan sentuhan kulit yang lama. Segera cuci tangan dengan sabun setelah memegang spesimen apa pun.
Identifikasi Spesimen
Amati ciri spesimen, lalu tentukan divisi jamur yang tepat.
Perhatikan ciri pada kartu kuning: bentuk tubuh, kondisi permukaan, dan habitat. Bandingkan dengan ciri tiap divisi di tab Teori sebelum menjawab.
LKPD Klasifikasi Jamur
Isi lembar kerja berikut berdasarkan hasil pengamatanmu di tab Simulasi.
Catatan Pengembang
Informasi tujuan, cara pakai, dan riwayat pengembangan Mikolab.
Siswa dapat mengklasifikasikan jamur ke dalam divisi Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota berdasarkan ciri morfologi, struktur reproduksi, dan habitatnya.
1. Pelajari ciri 4 divisi pada tab Teori.
2. Pahami langkah kerja aman pada tab Prosedur.
3. Uji pemahaman dengan mengidentifikasi 6 spesimen pada tab Simulasi.
4. Tuliskan hasil analisis pada tab LKPD, lalu unduh sebagai berkas.